Remahan.com

Keluarga Bawa Jenazah ke Lapas karena Tahanan Tak Diizinkan Ikut Pemakaman Ayahnya

REMAHAN.com - Gara-gara pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bangko Kabupaten Merangin, Jambi, tidak memberikan izin kepada seorang tahanan untuk mengikuti pemakaman ayahnya, keluarga nekat membawa jenazah sang ayah ke lapas. Foto-foto saat keluarga membawa jenazah agar bisa dilihat tahanan berinisial ND itu viral di media sosial.

Dalam foto-foto tersebut terlihat, mobil jenazah masuk ke dalam Lapas Kelas II B Bangko pada Sabtu 30 November lalu. Di dalam mobil, para kerabat ND, tahanan Pengadilan Negeri (PN) Merangin yang dititipkan di lapas itu juga tampak di sisi kanan dan kiri jenazah almarhum.

Suasana duka dan penuh haru terlihat jelas di dalam mobil. ND yang merupakan tahanan kasus narkoba itu, akhirnya bisa melihat jenazah ayahnya terakhir kali. Dia menangis sedih dan memeluk jenazah ayahnya. Peristiwa ini membuat masyarakat Merangin heboh dan terharu.

Kepala Lapas Kelas II B Bangko Suroto seperti dimuat iNews.com mengakui ada jenazah yang dibawa keluarga agar salah satu tahanan di sana bisa melihat almarhum ayahnya sebelum dimakamkan. Kondisi itu terjadi karena pihaknya tidak berwenang memberikan izin kepada tahanan untuk keluar dari lapas dan tidak ada izin dari PN setempat.

Baca: Kapolsek di Sumut Diduga jadi Pengedar Narkoba

“Karena tidak ada izin dari PN Merangin juga, kami tidak berwenang mengeluarkan izin, jenazahnya dibawa kemari lah supaya ND ini bisa ketemu dengan almarhum ayahnya terakhir kali,” katanya, Selasa (3/12/2019).

Sementara itu, Ketua PN Merangin Aminuddin mengatakan, pada Sabtu pagi lalu, memang ada empat orang yang menemui dirinya di rumah. Namun, karena hari itu merupakan hari libur dan kantor tutup, dia tidak bisa mengurus administrasi agar tahanan berinisial ND itu bisa melihat pemakaman ayahnya.

Aminuddin lalu berusaha menghubungi pihak lapas melalui telepon seluler (ponsel). Namun, tidak ada jawaban. Dia menyarankan kepada pihak keluarga agar menemui pihak lapas untuk memberikan izin kepada ND agar bisa melihat prosesi pemakaman orang tuanya dan dengan alasan kemanusiaan. “Minta tolong sebentar saja untuk prosesi pemakaman,” ujarnya.

Menurut Aminuddin, seharusnya pihak lapas memberikan izin kepada ND untuk menghadiri pemakaman ayahnya. Sebab, di lapas juga ada polisi jaga yang bisa mengawal yang bersangkutan selama mengikuti pemakaman hingga kembali lagi ke lapas. Rm

247 0

Artikel Terkait

Pengendara Curi Bunga di Jalan Tol, Ini Kata Jasa Marga
Pengendara Curi Bunga di Jalan Tol, Ini Kata Jasa Marga

Viral

Pengendara Curi Bunga di Jalan Tol, Ini Kata Jasa Marga

Guru Mengajar Pakai Helm karena Atap Plafon Ruang Kelas Nyaris Runtuh
Guru Mengajar Pakai Helm karena Atap Plafon Ruang Kelas Nyaris Runtuh

Viral

Guru Mengajar Pakai Helm karena Atap Plafon Ruang Kelas Nyaris Runtuh

Heboh Harta Karun Diduga Peninggalan Sriwijaya
Heboh Harta Karun Diduga Peninggalan Sriwijaya

Viral

Heboh Harta Karun Diduga Peninggalan Sriwijaya

Artikel Lainnya

UAS Klarifikasi Tentang Tudingan Hina Salib
UAS Klarifikasi Tentang Tudingan Hina Salib

Viral

UAS Klarifikasi Tentang Tudingan Hina Salib

Diduga Kencingi Bendera Merah Putih, Sekelompok Pemuda di Inhu Riau Diciduk Polisi
Diduga Kencingi Bendera Merah Putih, Sekelompok Pemuda di Inhu Riau Diciduk Polisi

Viral

Diduga Kencingi Bendera Merah Putih, Sekelompok Pemuda di Inhu Riau Diciduk Polisi

Gubernur Bali Stop Kampanye KB, Kepala BKKBN: Dua Anak Cukup tak Terbantahkan
Gubernur Bali Stop Kampanye KB, Kepala BKKBN: Dua Anak Cukup tak Terbantahkan

Viral

Gubernur Bali Stop Kampanye KB, Kepala BKKBN: Dua Anak Cukup tak Terbantahkan

Komentar